KENDARI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Kendari menggelar acara Festival Organisasi Mahasiswa (FOM) 2026 yang meriah pada Sabtu, 19 April 2026 di kawasan Unit Asrama Mahasiswa. Acara yang diadakan selama sehari penuh ini menampilkan 15 unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang memamerkan berbagai prestasi, karya, dan program kerja mereka kepada ribuan pengunjung dari kalangan mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar kampus.
Festival yang menjadi agenda tahunan ini bertujuan untuk memperkenalkan eksistensi organisasi mahasiswa kepada generasi mahasiswa baru, sekaligus memperkuat solidaritas dan kolaborasi antarorganisasi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kendari. Dengan tema “Organisasi Mahasiswa sebagai Kekuatan Perubahan Sosial di Era Digital,” acara ini mencerminkan komitmen institusi pendidikan dalam membina kepemimpinan dan kemandirian mahasiswa.
Lokasi penyelenggaraan di Unit Asrama Mahasiswa dipilih secara strategis mengingat asrama merupakan rumah kedua bagi mayoritas mahasiswa yang berasal dari luar Kendari. Pemilihan tempat ini juga diharapkan dapat meningkatkan sense of belonging dan partisipasi aktif dari para penghuni asrama dalam kegiatan-kegiatan kampus yang bersifat organisatoris dan edukatif.
### Antusiasme Peserta dan Penampilan UKM
Sejak pagi hari, area asrama sudah ramai dengan aktivitas persiapan. Mahasiswa dari berbagai organisasi mulai dari pukul 06.00 pagi mempersiapkan booth dan dekorasi mereka. Terlihat antusiasme tinggi dari setiap UKM yang terlibat, mulai dari organisasi akademik, seni, olahraga, hingga organisasi sosial keagamaan.
Beberapa UKM yang turut berpartisipasi antara lain adalah Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika (HMTI), Unit Kegiatan Mahasiswa Musik Tradisional Kendari, Klub Olahraga Basket Universitas Muhammadiyah, Organisasi Pengembang Keterampilan Entrepreneur Muda (OPKEM), Komunitas Pecinta Lingkungan Hidup (KPLH), hingga Unit Kegiatan Mahasiswa Jurnalistik dan Media.
Setiap booth menampilkan keunikan dan spesialisasi mereka. HMTI misalnya, menghadirkan pameran teknologi terkini dengan demonstrasi artificial intelligence dan aplikasi mobile yang dikembangkan oleh anggota mereka. Sementara itu, Unit Kegiatan Mahasiswa Musik Tradisional memamerkan instrumen-instrumen tradisional Sulawesi Tenggara dan memberikan workshop gratis kepada pengunjung mengenai pelestarian musik nusantara.
“Kami bangga dapat mempresentasikan hasil kerja keras seluruh anggota HMTI selama satu tahun terakhir. Pameran teknologi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari tidak tertinggal dalam aspek inovasi digital,” ujar Irfan Pratama, Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, di sela-sela acara pada pukul 11.30 siang.
Di sudut lain, OPKEM menggelar talk show mengenai kewirausahaan muda dan menampilkan produk-produk hasil karya mahasiswa entrepreneur, mulai dari kerajinan tangan, makanan organik, hingga jasa desain grafis. Kehadiran mereka dalam festival ini tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga memberikan inspirasi kepada mahasiswa lain untuk memulai usaha sejak masih menempuh studi.
### Peran BEM dalam Koordinasi dan Pelaksanaan
BEM Universitas Muhammadiyah Kendari yang dipimpin oleh Chairul Azam sebagai Ketua Umum menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam mengorganisir acara ini. Dalam kapasitasnya, Chairul Azam mencurahkan perhatian penuh untuk memastikan setiap detail acara berjalan lancar dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta.
“Festival Organisasi Mahasiswa ini adalah bukti nyata dari komitmen BEM untuk menciptakan ekosistem organisasi mahasiswa yang dinamis dan saling mendukung. Kami percaya bahwa melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa dapat mengembangkan potensi diri secara optimal dan menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat,” jelas Chairul Azam dalam sambutannya yang disampaikan di panggung utama Festival pada pukul 10.00 pagi.
Tim panitia yang terdiri dari lebih dari 50 mahasiswa dari berbagai organisasi bekerja selama sebulan penuh untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Mereka berkoordinasi dengan pihak manajemen asrama, dekan-dekan fakultas, serta berbagai stakeholder internal kampus untuk memastikan acara berjalan dengan aman dan terorganisir dengan baik.
Dwitya Sari, Wakil Ketua I BEM yang menangani bidang kesekretariatan, mengungkapkan bahwa festival ini melibatkan koordinasi yang sangat kompleks. “Kami harus mengatur penempatan booth, alur lalu lintas pengunjung, sistem catering, sistem keamanan, dan juga program acara yang terjadwal dengan rapi. Semua itu dilakukan dengan semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi dari seluruh panitia,” ucapnya ketika diwawancarai pada siang hari.
### Apresiasi Pimpinan Universitas
Kehadiran Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Muh. Tauhid, M.Sc., pada acara ini menunjukkan dukungan penuh institusi terhadap kegiatan mahasiswa. Rektor hadir untuk memberikan sambutan resmi dan sekaligus membuka acara Festival secara formal pada pukul 09.30 pagi.
“Saya sangat apresiasi terhadap dedikasi BEM dan seluruh organisasi mahasiswa dalam menyelenggarakan acara yang luar biasa ini. Organisasi mahasiswa adalah bagian integral dari pendidikan di perguruan tinggi. Melalui organisasi, mahasiswa belajar tentang kepemimpinan, tanggung jawab, dan pentingnya kolaborasi. Saya mendorong seluruh mahasiswa untuk aktif dalam organisasi dan mengembangkan potensi mereka,” ujar Prof. Tauhid dalam sambutannya yang mendapat respons antusias dari ribuan pengunjung.
Rektor juga menyampaikan apresiasi khusus kepada BEM atas inisiatif mereka untuk terus berinovasi dalam menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat bagi komunitas kampus. “Acara seperti ini tidak hanya memberikan platform bagi organisasi untuk menampilkan diri, tetapi juga menciptakan networking dan kolaborasi yang akan berdampak positif bagi perkembangan organisasi dan individu mahasiswa,” lanjutnya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. H. Syaiful Anwar, M.T., juga hadir dan memberikan dukungan moral. Dalam percakapan pribadi dengan ketua-ketua UKM, beliau menekankan pentingnya organisasi mahasiswa dalam membentuk karakter dan keterampilan lulusan Universitas Muhammadiyah Kendari yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri.
### Dampak dan Manfaat untuk Mahasiswa
Dari perspektif mahasiswa peserta, Festival Organisasi Mahasiswa ini memberikan berbagai manfaat yang signifikan. Bagi mahasiswa baru, acara ini menjadi kesempatan emas untuk mengenal berbagai pilihan organisasi dan memilih sesuai dengan minat dan passion mereka. Sementara bagi mahasiswa senior, ini adalah momen untuk merefleksikan pencapaian organisasi mereka sepanjang tahun dan merencanakan program-program yang lebih baik di masa mendatang.
Siti Nurhaliza, mahasiswa tahun pertama dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, mengakui bahwa festival ini membantunya membuat keputusan mengenai organisasi mana yang ingin ia ikuti. “Saya jadi bisa langsung melihat aktivitas dan program dari berbagai organisasi. Dari pameran dan workshop yang ada, saya tertarik untuk bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa Jurnalistik karena ingin mengembangkan skill menulis saya,” katanya dengan antusias.
Sementara itu, Ahmad Baharuddin, mahasiswa tahun ketiga dari Program Studi Teknik Sipil yang aktif di Organisasi Pengembang Keterampilan Entrepreneur Muda (OPKEM), melihat festival ini sebagai momentum penting untuk mempromosikan produk dan ide bisnis yang telah dikembangkan bersama teman-teman satu organisasi. “Melalui festival ini, kami berkesempatan untuk mendapatkan feedback dari calon konsumen dan juga networking dengan entrepreneur sukses yang mengunjungi acara kami,” jelasnya.
### Program Unggulan dan Aktivitas Interaktif
Selain pameran booth, acara juga menampilkan berbagai program unggulan yang menarik perhatian pengunjung. Salah satunya adalah sesi “Talks and Inspiration” yang menghadirkan alumni sukses Universitas Muhammadiyah Kendari yang telah berkontribusi signifikan dalam berbagai bidang. Alumni ini berbagi cerita mengenai bagaimana keterlibatan mereka dalam organisasi mahasiswa membantu membentuk karir dan kehidupan mereka setelah lulus.
Selain itu, ada juga kompetisi interaktif antar organisasi yang terdiri dari berbagai kategori, mulai dari kategori kreativitas booth, kategori penampilan seni, hingga kategori lomba pengetahuan tentang organisasi. Kompetisi ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menciptakan spirited fun competition yang sehat antar UKM.
Program lain yang sangat diminati adalah workshop gratis yang diselenggarakan oleh berbagai UKM. Mulai dari workshop digital marketing oleh OPKEM, workshop jurnalistik oleh unit kegiatan mahasiswa jurnalistik, workshop seni tradisional oleh unit musik, hingga workshop coding oleh HMTI. Workshop-workshop ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang tertarik untuk meningkatkan skill mereka.
“Kami menyediakan workshop coding dasar untuk pemula karena kami ingin membuka akses teknologi kepada semua orang, tidak hanya untuk mahasiswa teknik informatika. Dari workshop ini, kami berharap bisa merekrut anggota baru yang bersemangat untuk belajar tentang teknologi,” ungkap Irfan Pratama dari HMTI mengenai strategi recruitment mereka melalui festival ini.
### Pesan Harapan untuk Masa Depan Organisasi Mahasiswa
Menjelang penutupan acara pada sore hari, BEM bersama dengan semua UKM yang terlibat mengadakan sesi penutup yang melibatkan seluruh peserta. Dalam kesempatan ini, Chairul Azam kembali menekankan pentingnya solidaritas dan kolaborasi antar organisasi.
“Organisasi mahasiswa harus terus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk tumbuh dan berkembang. Kami harus selalu berinovasi dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dan masyarakat. Semoga setelah festival ini, kita semua semakin termotivasi untuk membawa perubahan positif,” ujarnya dalam penutupan acara.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Syaiful Anwar, juga menambahkan harapannya untuk organisasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari ke depannya. “Saya berharap organisasi mahasiswa terus memperlihatkan integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam menjalankan program-program mereka. Organisasi mahasiswa yang kuat akan menciptakan alumni yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” pungkasnya.
### Kesimpulan
Festival Organisasi Mahasiswa yang diselenggarakan oleh BEM Universitas Muhammadiyah Kendari pada 19 April 2026 ini telah menunjukkan vitalitas dan dinamika kehidupan organisasi mahasiswa di kampus. Dengan melibatkan 15 UKM dan mendapat dukungan penuh dari pimpinan universitas, acara ini telah menciptakan ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan karya, berbagi pengalaman, dan menjalin kolaborasi yang lebih erat.
Ke depannya, momentum yang telah dibangun melalui festival ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi pengembangan lebih lanjut dari organisasi mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Kendari. Dengan terus berinovasi dan merespons kebutuhan mahasiswa, organisasi-organisasi ini akan terus berperan penting dalam membentuk generasi pemimpin yang berkualitas dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.
—
Narasumber:
– Prof. Dr. H. Muh. Tauhid, M.Sc. (Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari)
– Dr. Ir. H. Syaiful Anwar, M.T. (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni)
– Chairul Azam (Ketua BEM Universitas Muhammadiyah Kendari)
– Dwitya Sari (Wakil Ketua I BEM)
– Irfan Pratama (Ketua HMTI)
– Siti Nurhaliza (Mahasiswa tahun pertama)
– Ahmad Baharuddin (Mahasiswa tahun ketiga, anggota OPKEM)